Rabu, 10 April 2024

Senja

Di ufuk barat telah membentang
Cahaya keemasan di cakrawala
Mentari siap terbenam, tenggelam
Mengganti keindahan dari Sang Pencipta

Masih dalam renungan malam
Saat bulan tersenyum manis menyapa naluri
Kala bintang memeluk hangat jiwa
Bahagiakan rongga hati tersinari

Cahaya rembulan menembus 
Di sudut langit berawan tipis berarak ikuti angin
Bergelombang mengombak-ombak
Di sana terhampar serpihan surga

Sungguh... Senja...
Mengajarkan bahwa keindahan 
Tak harus selalu didekati
Tak harus selalu dimiliki

||Toddo Lentu Bantujala, 9 April 2024||

Tidak ada komentar:

Posting Komentar