Di ufuk barat telah membentang
Cahaya keemasan di cakrawala
Mentari siap terbenam, tenggelam
Mengganti keindahan dari Sang Pencipta
Masih dalam renungan malam
Saat bulan tersenyum manis menyapa naluri
Kala bintang memeluk hangat jiwa
Bahagiakan rongga hati tersinari
Cahaya rembulan menembus
Di sudut langit berawan tipis berarak ikuti angin
Bergelombang mengombak-ombak
Di sana terhampar serpihan surga
Sungguh... Senja...
Mengajarkan bahwa keindahan
Tak harus selalu didekati
Tak harus selalu dimiliki
||Toddo Lentu Bantujala, 9 April 2024||
Tidak ada komentar:
Posting Komentar