Mewarnai parasmu
Menghiasi relung sukmaku
Mendiamkan denyut nadiku
Matamu mencuri pandanganku
Membelenggu hatiku
Tatapanmu menghantam naluriku
Detak jantungku bingung tak menentu
Malam nan sunyi ini
Seolah aku dalam mimpiku
Hanyut dalam bayangmu
Engkau bagai Bunga Biraeng
Dambaan dan harapan semua orang
Oh Biraengku ...
Jika engkau rahmat
Kan kubuka hatiku
Biarkan jiwaku menyatu
Bergerak mengalir menuju keabadian
Gemakan firman Tuhan
Kun fayakun
||Toddo Lentu Batujala
Bantaeng, 25 Maret 2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar