Kekasihku
Dari ketulusan hatimu
Aku melihat cahaya surga
Pada kehidupan selanjutnya
Ungkapan hatimu yang tulus
Dari mulutmu tentang impianmu
Tentang aku
Setiap detiknya akan selalu kuingat
Saat kau kembali
Tak hentinya aku menunggu kabarmu
Hingga menjadi rutinitas tak membosankan
Bertanya tentangmu dan memberi kabar untukmu
Kau langkah kaki yang kuiringi doa dan harap
Sungguh remuk jantungku
Melihat air mata jatuh di pipimu
Mendengar sedu tangismu
Aku berani membenamkan senja di matamu
Tapi aku mohon, hiduplah bersamaku
Akan kujilat sebutir debu di telapak kakimu
Maafkan aku
||Toddo Lentu Batujala|| Bantaeng, 23 April 2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar