Rabu, 10 September 2025

Asesmen Formatif dan Asesmen Sumatif

👉Asesmen formatif adalah penilaian yang dilakukan selama proses pembelajaran masih berlangsung. Tujuannya bukan untuk memberikan nilai akhir, melainkan untuk melihat sejauh mana siswa sudah memahami materi yang sedang dipelajari. Hasil dari asesmen formatif biasanya digunakan guru untuk memperbaiki cara mengajar atau memberikan bimbingan tambahan kepada siswa. 

👉Sementara itu, asesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan di akhir pembelajaran atau akhir periode tertentu, misalnya akhir bab, akhir semester, atau akhir tahun ajaran. Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui hasil akhir belajar siswa, dan biasanya hasilnya dicatat sebagai nilai resmi.

Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaan keduanya dalam beberapa aspek:

👉1. Waktu pelaksanaan

Formatif: Dilakukan selama proses belajar berlangsung.

Sumatif: Dilakukan di akhir pembelajaran atau akhir periode tertentu.

👉2. Tujuan utama

Formatif: Untuk memantau perkembangan siswa dan memperbaiki proses belajar.

Sumatif: Untuk menentukan hasil akhir yang biasanya dicatat sebagai nilai.

👉3. Fungsi bagi guru dan siswa

Formatif: Membantu guru mendeteksi kesulitan siswa lebih awal, lalu memberikan bimbingan tambahan. Bagi siswa, ini jadi kesempatan memperbaiki pemahaman.

Sumatif: Memberikan gambaran pencapaian akhir siswa, misalnya untuk rapor atau kelulusan.

👉4. Bentuk penilaian

Formatif: Pertanyaan lisan, kuis kecil, diskusi kelas, catatan guru, atau tugas singkat.

Sumatif: Ulangan akhir bab, ujian semester, proyek besar, atau tes resmi.

👉5. Sifat penilaian

Formatif: Bersifat diagnostik, yaitu menemukan kelemahan untuk diperbaiki.

Sumatif: Bersifat evaluatif, yaitu menilai keseluruhan hasil belajar.

---

Untuk memperjelas, mari kita lihat contoh nyata di kelas. Saat seorang guru sedang mengajar materi sistem pencernaan pada manusia, guru bertanya, “Anak-anak, organ apa yang pertama kali bekerja saat kita makan?”.

Pertanyaan sederhana ini adalah asesmen formatif, karena dilakukan di tengah pelajaran untuk mengecek pemahaman siswa. Jika ada yang masih salah, guru bisa langsung memberi penjelasan tambahan. Begitu juga dengan kuis singkat di akhir pertemuan, itu masih termasuk asesmen formatif.

Namun, setelah seluruh bab sistem pencernaan selesai, guru biasanya memberikan ulangan harian atau ujian bab. Nah, penilaian ini termasuk asesmen sumatif, karena bertujuan untuk mengetahui hasil akhir belajar siswa dan biasanya nilainya dicatat di rapor.

---

Ringkasnya:✨

✅Asesmen formatif → fokus pada proses belajar, dilakukan terus-menerus, untuk perbaikan.

✅Asesmen sumatif → fokus pada hasil akhir belajar, dilakukan di akhir pembelajaran, untuk penentuan nilai.

Jika dianalogikan, asesmen formatif ibarat “rambu-rambu di jalan” yang menuntun siswa selama perjalanan belajar, sedangkan asesmen sumatif ibarat “garis finish” yang menunjukkan sejauh mana siswa sudah berhasil mencapai tujuan.

Sumber : Keluarga Guru
#fbpro #foto #infoguru #gurusd #gurusmk #guruswasta #fyp #masukberanda #Semuaorang

Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL).

Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL). 

Sekilas keduanya tampak mirip, karena sama-sama membuat siswa aktif dan terlibat dalam proses belajar. Namun, sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas, baik dari segi tujuan, fokus, maupun hasil yang dicapai.

1. PBL (Problem Based Learning)

PBL atau pembelajaran berbasis masalah adalah model pembelajaran yang menjadikan masalah sebagai titik awal belajar. Siswa dihadapkan pada sebuah persoalan nyata yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari. Dari masalah itu, siswa didorong untuk berpikir kritis, menganalisis, mencari informasi, dan menemukan solusi terbaik.

✅Fokus utama: pada proses berpikir dalam memecahkan masalah.
✅Tujuan: mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan analitis.
✅Hasil akhir: berupa solusi, pemahaman, atau kesimpulan terhadap masalah yang diberikan.

📍Contoh: Guru memberikan pertanyaan, “Mengapa siswa kurang berminat aktif dalam sebuah ekstrakurikuler?” Siswa kemudian diminta menganalisis penyebab, mencari data, dan menawarkan solusi.

💢Sintaks/langkah PBL

✅1. Orientasi siswa pada masalah → guru menyajikan masalah nyata.
✅2. Mengorganisasi siswa untuk belajar → siswa berdiskusi dalam kelompok.
✅3. Membimbing penyelidikan → siswa mengumpulkan data/informasi dari berbagai sumber.
✅4. Mengembangkan dan menyajikan hasil → siswa menyampaikan solusi/ide.
✅5. Menganalisis serta mengevaluasi → siswa bersama guru menilai hasil pemecahan masalah.

---

2. PjBL (Project Based Learning)

PjBL atau pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran yang menekankan pada kegiatan membuat sebuah produk atau karya nyata. Guru memberikan sebuah tema atau pertanyaan mendasar, lalu siswa bekerja dalam kelompok untuk merencanakan, melaksanakan, dan menghasilkan proyek tertentu. Proyek ini bisa berupa laporan, maket, video, poster, atau karya lain yang sesuai dengan materi pembelajaran.

✅Fokus utama: pada pembuatan produk atau karya nyata.
✅Tujuan: mengembangkan kreativitas, keterampilan berkolaborasi, dan rasa tanggung jawab.
✅Hasil akhir: berupa produk nyata yang bisa dilihat, dipresentasikan, atau dipamerkan.

📍Contoh: Guru memberi tugas, “Buatlah Karya Tulis Ilmiah terkait dengan minat siswa terhadap ekstrakurikuler” Siswa kemudian bekerja sama membuat KTI, menyusunnya, dan mempresentasikan hasilnya.

💢Sintaks/langkah PjBL

✅1. Menentukan pertanyaan mendasar/topik proyek.
✅2. Mendesain perencanaan proyek bersama siswa.
✅3. Menyusun jadwal pelaksanaan proyek.
✅4. Melaksanakan proyek dan memonitor kegiatan siswa.
✅5. Menyusun serta menguji hasil proyek.
✅6. Mengevaluasi pengalaman belajar dan hasil karya.

---

👉Ringkasan Perbedaan Utama

📍PBL lebih menekankan pada proses berpikir untuk mencari solusi dari suatu masalah.

📍PjBL lebih menekankan pada proses berkarya yang menghasilkan produk nyata.

Dengan kata lain, PBL mengajarkan siswa untuk berpikir kritis, sedangkan PjBL mengajarkan siswa untuk berkarya nyata. Keduanya sama-sama bermanfaat, dan bisa dipilih sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diinginkan guru.

#guru #metode #model #pembelajaran #pbl #pjbl