Rabu, 15 Januari 2025

Pertengahan Januari

Gerimis dan embusan angin

Hinggap pada batang dan ranting pohon

Sembari mengeja dan memahami warna tahun

Mengisyaratkan sebuah harapan

Meriwayatkan sebuah doa


Di pertengahan Januari

Terbitmu bersinar terang

Menyeruak hari

Seperti kayu yang sabar pada api

Membakar lalu menjadikannya abu

Sebagai ibadah yang membara

Menyertai perjalanan hidup


Bagai awan yang sabar pada hujan

Yang menjadikannya tiada

Menangkap usapan jemari mentari

Dan langit yang penuh rimbunan restu

Lalu cakrawala dan senja

Bagian dari munajat kesetiaan


Begitu tabah melewati badai angin dan hujan

Menjelma sebagai fragmen yang panjang

Menenangkan seluruh ruang hati

Dengan larik bait dan sajak puisi rindu

Selalu hangat seperti senja di ufuk barat


Di pertengahan Januari

Angin dan hujan

Melewati perdu pekarangan

Tetap mengirim doa kebahagiaan


Malang, 15 Januari 2015






Tidak ada komentar:

Posting Komentar