Udara malam membisik
Perlahan di atas awan kelabu
Di bawah langit yang kelam
Bergerak mengiringi maut
Sang fajar kelam menjadi saksi
Seruan maut dalam lubang buaya
Jalan berdarah dalam gelap malam
Menyimpan jejak penuh misteri
Darah yang tumpah meluap
Mengalir membasahi bumi pertiwi
Air mata menetes terkenang syuhada
Menggores jiwa beribu pilu
Jeritan dan tangis keluarga
Mengiringi dentuman senjata api
Peluru merobek kulit menembus jantung
Enam jenderal dan satu perwira
||Toddo Lentu Batujala, 30 September 2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar