Sabtu, 07 September 2024

Sajak untuk Munir

Munir Said Thalib
Nyawamu melayang di udara Amsterdam
Kau mati bukan karena arsenik
Yang melantas ke dalam tubuhmu
Tapi karena negara mengkhianatimu

Negara bukan buta mata
Tapi negara menutup mata 
Atas pelanggaran
Hak Asasi Manusia

Demikianlah tabiat bangsa ini
Penguasa dengan kokoh dilindungi dan dibentengi 
Kasus-kasus dengan rapi disembunyikan di bawah meja
Tersangka dengan lihai ditutupi dan bebas melanglang buana

Tujuh September Dua Ribu Empat 
Dua puluh tahun sudah berlalu
Kasusmu masih mengudara di atas janji pemimpin
Tanpa arah, tanpa kepastian, dan tanpa penyelesaian

Bantaeng, 7 September 2024
Toddo Lentu Batujala